Jumlah pekerja di Kota Probolinggo mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 127,67 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 2.642 pekerja menjadi 126,5 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 98,4% Penduduk di Jawa Tengah Beragama Islam)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Probolinggo pada Desember 2025, bertambah 0,51 persen menjadi 4,95 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 4,53 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Probolinggo dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 133,73 ribu pekerja, pada 2024 kemudian turun menjadi 129,6 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 132,55 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 153 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Probolinggo tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,68 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,15 persen .
Data Kependudukan di Kota Probolinggo:
Jumlah penduduk di Kota Probolinggo tercatat 243,05 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,49%.
(Baca: Statistik Jumlah Pekerja di Sektor Jasa Lainnya Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di Periode 2015-2025)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk Kota Probolinggo berada di urutan 33, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 110.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Probolinggo pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 15,8 ribu jiwa (6,5%)
- Umur 5-9 tahun 19,33 ribu jiwa (7,95%)
- Umur 10-14 tahun 20,24 ribu jiwa (8,33%)
- Umur 15-19 tahun 19,73 ribu jiwa (8,12%)
- Umur 20-24 tahun 20,2 ribu jiwa (8,31%)
- Umur 25-29 tahun 19 ribu jiwa (7,82%)
- Umur 30-34 tahun 17,6 ribu jiwa (7,24%)
- Umur 35-39 tahun 17,07 ribu jiwa (7,03%)
- Umur 40-44 tahun 19,03 ribu jiwa (7,83%)
- Umur 45-49 tahun 17,26 ribu jiwa (7,1%)
- Umur 50-54 tahun 16,36 ribu jiwa (6,73%)
- Umur 55-59 tahun 14,23 ribu jiwa (5,85%)
- Umur 60-64 tahun 10,48 ribu jiwa (4,31%)
- Umur 65-69 tahun 7,54 ribu jiwa (3,1%)
- Umur 70-74 tahun 4,78 ribu jiwa (1,96%)
- Umur lebih dari 75 tahun 4,39 ribu jiwa (1,81%)