Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari pada Desember 2025, bertambah 0,31% menjadi 5,65% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun karena sebelumnya tercatat 5,97%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Kutai Kartanegara 385,48 Ribu dan Angka Pengangguran 4,4%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Sragen | 2024)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah kondisi yang sama terjadi enam semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Manokwari.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 111 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manokwari dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 100,75 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 106,36 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 104,23 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Manokwari dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 94.735 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 100,68 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 99.284 pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 2,97 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 0,96 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Papua Barat pada 2025 yakni :
- Kabupaten Fak Fak 6,4%
- Kabupaten Kaimana 5,75%
- Kabupaten Manokwari 5,65%
- Kabupaten Teluk Bintuni 3,63%
- Kabupaten Teluk Wondama 3,37%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pegunungan Arfak 0,72%
- Kabupaten Manokwari Selatan 2,62%
- Kabupaten Teluk Wondama 3,37%
- Kabupaten Teluk Bintuni 3,63%
- Kabupaten Manokwari 5,65%