Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Blora pada Desember 2025, berkurang 0,06% menjadi 3,61% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik karena sebelumnya tercatat 3,1%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Semarang | 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,89% dan terendah pernah tercatat pada 2023 silam sebesar 3,1%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Aceh Tengah 4,03%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 292 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Blora mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 568,1 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 574,42 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Blora dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 550,48 ribu pekerja, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 519,85 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 555,79 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Blora tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,06 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,11 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Tengah pada 2025 yakni :
- Kabupaten Brebes 8,09%
- Kabupaten Tegal 7,61%
- Kabupaten Cilacap 7,4%
- Kabupaten Pemalang 6,61%
- Kabupaten Banyumas 6,26%
- Kota Tegal 5,82%
- Kota Semarang 5,65%
- Kabupaten Banjarnegara 5,39%
- Kabupaten Batang 5,07%
- Kabupaten Kebumen 4,95%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Wonogiri 2,16%
- Kabupaten Temanggung 2,31%
- Kabupaten Rembang 2,9%
- Kabupaten Boyolali 2,97%
- Kabupaten Grobogan 3,12%
- Kabupaten Pekalongan 3,24%
- Kabupaten Kudus 3,24%
- Kabupaten Karanganyar 3,26%
- Kabupaten Jepara 3,3%
- Kabupaten Sragen 3,49%