Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Semarang tahun 2024 mencapai 112610 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 1 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran untuk kategori ini terus tercatat naik setiap tahun tanpa pernah terjadi penurunan satu kali pun.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Kepulauan Talaud Menurut Sektor pada 2025)
Jika dibandingkan posisi pengeluaran lain masyarakat Kabupaten Semarang, nilai pengeluaran rokok dan tembakau ini setara dengan 54 persen dari pengeluaran makanan jadi, 276 persen dari pengeluaran kecantikan, 238 persen dari pengeluaran perawatan, serta 195 persen dari pengeluaran sabun mandi per kapita setiap bulan. Secara historis, kenaikan tertinggi pengeluaran rokok dan tembakau terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 15,5 persen, sedangkan kenaikan terendah tercatat pada tahun 2024.
Untuk urutan seprovinsi Jawa Tengah, Kabupaten Semarang menempati peringkat ke 23 dari total 35 kabupaten dan kota pada tahun 2024 untuk kategori pengeluaran rokok dan tembakau. Peringkat ini tetap sama dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Secara nasional, wilayah ini berada di urutan ke 382 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan ke 86 di seluruh wilayah pulau Jawa.
Lima kabupaten dengan pengeluaran rokok dan tembakau tertinggi se Jawa Tengah tahun 2024 berturut-turut adalah Kabupaten Pati 151356 rupiah, Kabupaten Rembang 146365 rupiah, Kabupaten Demak 142988 rupiah, Kota Semarang 136682 rupiah, dan Kabupaten Sragen 135798 rupiah. Dari wilayah teratas ini, hanya Kabupaten Rembang yang mencatat pertumbuhan positif, sementara tiga kabupaten teratas lain justru mencatat penurunan pengeluaran pada tahun 2024.
Pengeluaran Makanan Per Kapita
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran makanan per kapita per bulan Kabupaten Semarang tahun 2024 mencapai 662524 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 13,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini di urutan ke 18 dari seluruh kabupaten kota di Jawa Tengah untuk kategori ini. Pertumbuhan pengeluaran makanan di Kabupaten Semarang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan kabupaten lain di provinsi yang sama pada periode yang sama.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Rembang 2018 - 2024)
Pengeluaran Bukan Makanan Per Kapita
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Semarang mencatat nilai 675737 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Angka ini tumbuh sebesar 21,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke 10 se Jawa Tengah. Pertumbuhan ini merupakan salah satu pertumbuhan tertinggi di antara seluruh wilayah di provinsi Jawa Tengah pada tahun berjalan, jauh di atas rata-rata pertumbuhan provinsi untuk kategori bukan makanan.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total pengeluaran per kapita per bulan untuk seluruh kategori barang dan jasa di Kabupaten Semarang tahun 2024 tercatat sebesar 1338261 rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 9,7 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke 11 dari 35 wilayah di Jawa Tengah. Penurunan ini terjadi meskipun terjadi kenaikan pada kategori pengeluaran makanan dan bukan makanan secara terpisah, sesuai penyesuaian perhitungan komposit data konsumsi masyarakat.
Sepanjang enam tahun terakhir tercatat pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Semarang selalu mengalami kenaikan setiap tahun, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 6,5 persen. Kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2023, sementara kenaikan paling kecil terjadi pada tahun 2024. Tidak terjadi penurunan sama sekali pada seluruh periode pengamatan yang tersedia sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2024.