Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Ambon pada Desember 2024, berkurang 0,21% menjadi 11,44% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Padang Pariaman pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 12,84% dan terendah pernah tercatat pada 2021 silam sebesar 11,32%.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Seram Bagian Timur 2016-2025)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan satu secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Ambon mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Sementara itu dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 236 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 3.955 pekerja menjadi 185,83 ribu pekerja pada tahun 2024.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Ambon dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 208,47 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 160,69 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 164,57 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Ambon tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,96 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,47 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Maluku pada 2024 yakni :
- Kota Ambon 11,44%
- Kota Tual 8,68%
- Kabupaten Maluku Tengah 6,5%
- Kabupaten Maluku Tenggara 5,68%
- Kabupaten Buru 4,66%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Buru Selatan 1,35%
- Kabupaten Kepulauan Aru 1,83%
- Kabupaten Maluku Barat Daya 2,36%
- Kabupaten Seram Bagian Timur 3,24%
- Kabupaten Maluku Tenggara Barat 4,24%