Jumlah pekerja di Kota Lubuk Linggau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 113,64 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 118,52 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 121,55 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Periode 2004 - 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Lubuk Linggau pada Desember 2024, berkurang 0,34% menjadi 5,29% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Lubuk Linggau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 120,82 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 125,6 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 128,34 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 131 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Lubuk Linggau tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,62 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,44 persen.
Data Kependudukan di Kota Lubuk Linggau:
Jumlah penduduk di Kota Lubuk Linggau tercatat 245,29 ribu jiwa data per 2024. Dalam 21 tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,02%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Musi Rawas Utara | 2024)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sumatera Selatan, kabupaten/kota ini berada di urutan 13, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 89.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kota Lubuk Linggau di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 160,05 ribu atau 65,25% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 25,38% dan 9,36%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Lubuk Linggau pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 16,66 ribu jiwa (6,79%)
- Umur 5-9 tahun 22,72 ribu jiwa (9,26%)
- Umur 10-14 tahun 22,88 ribu jiwa (9,33%)
- Umur 15-19 tahun 20,41 ribu jiwa (8,32%)
- Umur 20-24 tahun 20,7 ribu jiwa (8,44%)
- Umur 25-29 tahun 19,47 ribu jiwa (7,94%)
- Umur 30-34 tahun 18,73 ribu jiwa (7,64%)
- Umur 35-39 tahun 20,16 ribu jiwa (8,22%)
- Umur 40-44 tahun 19,06 ribu jiwa (7,77%)
- Umur 45-49 tahun 16,77 ribu jiwa (6,84%)
- Umur 50-54 tahun 13,62 ribu jiwa (5,55%)
- Umur 55-59 tahun 11,13 ribu jiwa (4,54%)
- Umur 60-64 tahun 8,87 ribu jiwa (3,62%)
- Umur 65-69 tahun 6,3 ribu jiwa (2,57%)
- Umur 70-74 tahun 3,81 ribu jiwa (1,55%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,99 ribu jiwa (1,63%)