Jumlah pekerja di Kabupaten Jombang mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 633,15 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 738,09 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Aceh Tamiang)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang mencapai 3,75% pada 2024. Angka ini berkurang 0,91% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 4,66%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,72%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Jombang mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 669,8 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 766,83 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 263 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,15 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,04 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Jombang:
Jumlah penduduk di Kabupaten Jombang tercatat 1,37 juta jiwa data per 2024. Dalam 19 tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,69%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk Kabupaten Jombang berada di urutan delapan, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 42.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kabupaten Jombang di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 897,14 ribu atau 65,27% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 20,32% dan 14,42%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Pasuruan 5,02%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Jombang pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 72,67 ribu jiwa (5,29%)
- Umur 5-9 tahun 98,05 ribu jiwa (7,13%)
- Umur 10-14 tahun 108,55 ribu jiwa (7,9%)
- Umur 15-19 tahun 103,21 ribu jiwa (7,51%)
- Umur 20-24 tahun 106,85 ribu jiwa (7,77%)
- Umur 25-29 tahun 98,9 ribu jiwa (7,19%)
- Umur 30-34 tahun 96,18 ribu jiwa (7%)
- Umur 35-39 tahun 97,48 ribu jiwa (7,09%)
- Umur 40-44 tahun 111,53 ribu jiwa (8,11%)
- Umur 45-49 tahun 99,42 ribu jiwa (7,23%)
- Umur 50-54 tahun 94,65 ribu jiwa (6,89%)
- Umur 55-59 tahun 88,91 ribu jiwa (6,47%)
- Umur 60-64 tahun 69,91 ribu jiwa (5,09%)
- Umur 65-69 tahun 51,69 ribu jiwa (3,76%)
- Umur 70-74 tahun 33,17 ribu jiwa (2,41%)
- Umur lebih dari 75 tahun 43,4 ribu jiwa (3,16%)