Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo pada Desember 2025, bertambah 0,62 persen menjadi 3,26 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Kalimantan Timur | 2026)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 3,41% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 1,83%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Bali | 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 334 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 225,5 ribu jiwa, pada 2024 kemudian turun menjadi 223,93 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 214,1 ribu jiwa.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Gorontalo mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 219,91 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 210,82 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,35 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,11 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Gorontalo pada 2025 yakni :
- Kota Gorontalo 4,25 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pohuwato 2,83 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen