Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data triwulanan PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kalimantan Timur periode sampai dengan Maret 2026. Pada kuartal I 2026, nilai indikator ini tercatat sebesar 9687,81 Rp miliar, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,82% dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara tren jangka panjang sejak 2010, nilai indikator ini menunjukkan arah naik secara konsisten, dengan total peningkatan 91,39% selama 16 tahun periode data. Rata-rata pertumbuhan 3 kuartal terakhir tercatat 0,545%, lebih rendah dibandingkan rata-rata 5 kuartal terakhir yang mencapai 1,3518%, menunjukkan perlambatan laju pertumbuhan dalam tiga periode terakhir.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Nagan Raya Rp.74,57 Juta)
Selama 65 periode data sejak Maret 2010, tercatat 47 kali periode mengalami kenaikan nilai dan 17 kali periode penurunan. Kenaikan tertinggi sebesar 4,9% terjadi pada kuartal IV 2012, sedangkan penurunan terdalam sebesar 4,67% tercatat pada kuartal II 2020. Nilai tertinggi sepanjang sejarah tercatat pada Desember 2025 sebesar 9767,78 Rp miliar, sementara nilai terendah berada pada periode awal pencatatan Maret 2010. Pada posisi terakhir, nilai PDRB sektor ini Kalimantan Timur berada di atas rata-rata seluruh periode data.
Untuk peringkat regional, pada kuartal terakhir Kalimantan Timur menempati urutan ke 2 di wilayah Pulau Kalimantan. Secara nasional, provinsi ini berada di peringkat 13 dari seluruh provinsi di Indonesia. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan, Kalimantan Barat mencatatkan nilai lebih tinggi pada periode yang sama dengan pertumbuhan positif 7,72%, menjadi provinsi dengan kinerja terbaik di pulau ini pada kuartal I 2026.
Sumatera Barat
Sumatera Barat menempati peringkat 10 nasional pada kuartal terakhir, dengan nilai PDRB sektor pertanian sebesar 11409,88 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,98% dibandingkan periode sebelumnya, menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan stabil di Pulau Sumatera. Nilai yang dicatatkan Sumatera Barat lebih tinggi 17,7% dibandingkan nilai Kalimantan Timur pada periode yang sama, dengan selisih nilai mencapai 1722,07 Rp miliar. Peringkat Sumatera Barat berada 3 tingkatan lebih tinggi dibandingkan Kalimantan Timur dalam daftar nasional.
Aceh
Aceh tercatat menempati peringkat 11 nasional, dengan nilai PDRB sektor pertanian sebesar 10617,9 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 10,3% dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi penurunan terbesar diantara seluruh provinsi yang dibandingkan. Meskipun mengalami penurunan dalam, nilai yang dicatatkan Aceh masih tetap lebih tinggi dibandingkan nilai Kalimantan Timur pada periode yang sama, dengan selisih mencapai 930,09 Rp miliar.
Kalimantan Barat
(Baca: Inflasi Tahunan Kota Tual September 2026 Mencapai 3,23%)
Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan kinerja terbaik di Pulau Kalimantan pada periode ini, menempati peringkat 1 regional pulau dan peringkat 12 secara nasional. Nilai PDRB sektor pertanian wilayah ini tercatat sebesar 9889,35 Rp miliar, dengan pertumbuhan positif sebesar 7,72% dibandingkan kuartal sebelumnya. Nilai ini lebih tinggi 201,54 Rp miliar dibandingkan Kalimantan Timur, menjadikan Kalimantan Barat sebagai pemimpin sementara nilai PDRB sektor pertanian di seluruh wilayah Kalimantan.
Banten
Banten menempati peringkat 14 secara nasional pada kuartal terakhir, dengan nilai PDRB sektor pertanian tercatat sebesar 9030,39 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 27,53% dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh wilayah yang dicatat dalam data perbandingan. Meskipun mengalami lonjakan pertumbuhan yang sangat besar, nilai Banten masih berada sedikit di bawah nilai yang dicatatkan oleh Kalimantan Timur pada periode yang sama.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah menempati peringkat 15 nasional dan peringkat 2 di wilayah Pulau Sulawesi, dengan nilai PDRB sektor pertanian sebesar 8697,98 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan hampir stagnan sebesar 0,04% dibandingkan periode sebelumnya. Nilai yang dicatatkan Sulawesi Tengah berada 989,83 Rp miliar di bawah nilai Kalimantan Timur, dengan selisih peringkat sebanyak 2 tingkatan pada daftar nasional seluruh provinsi Indonesia.
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara menempati peringkat 16 secara nasional dan peringkat 3 di wilayah Pulau Sulawesi, dengan nilai PDRB sektor pertanian tercatat sebesar 6608,45 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 7,26% dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi salah satu wilayah dengan penurunan terbesar pada periode ini. Nilai Sulawesi Tenggara berada 3079,36 Rp miliar di bawah nilai Kalimantan Timur, dengan selisih peringkat sebanyak 3 tingkatan pada daftar peringkat nasional.