Jumlah pekerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 417,83 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 400,11 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 408,92 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kota Bukit Tinggi 2016-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Desember 2024, bertambah 0,15% menjadi 3,38% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun karena sebelumnya tercatat 3,75%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Ogan Komering Ilir mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 434,09 ribu pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 423,24 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 300 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,13 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,29 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir:
Jumlah penduduk di Kabupaten Ogan Komering Ilir tercatat 786,7 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 1,12%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,14%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Bombana Menurut Sektor pada 2024)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sumatera Selatan, jumlah penduduk Kabupaten Ogan Komering Ilir masuk dalam urutan lima besar, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 16.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 42,8 ribu jiwa (5,44%)
- Umur 5-9 tahun 72,49 ribu jiwa (9,21%)
- Umur 10-14 tahun 77,28 ribu jiwa (9,82%)
- Umur 15-19 tahun 57,19 ribu jiwa (7,27%)
- Umur 20-24 tahun 65,57 ribu jiwa (8,34%)
- Umur 25-29 tahun 60,76 ribu jiwa (7,72%)
- Umur 30-34 tahun 61,06 ribu jiwa (7,76%)
- Umur 35-39 tahun 64,22 ribu jiwa (8,16%)
- Umur 40-44 tahun 63,84 ribu jiwa (8,11%)
- Umur 45-49 tahun 56,78 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 50-54 tahun 48,02 ribu jiwa (6,1%)
- Umur 55-59 tahun 40,02 ribu jiwa (5,09%)
- Umur 60-64 tahun 29,63 ribu jiwa (3,77%)
- Umur 65-69 tahun 20,31 ribu jiwa (2,58%)
- Umur 70-74 tahun 13,5 ribu jiwa (1,72%)
- Umur lebih dari 75 tahun 13,24 ribu jiwa (1,68%)