Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Muna Barat pada Desember 2025, bertambah 0,71% menjadi 2,76% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Buleleng 1,52%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Bengkayang 174,85 Ribu dan Angka Pengangguran 2,95%)
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Muna Barat.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 396 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Muna Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 48.854 pekerja, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 48.216 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 50.440 pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Muna Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 47.770 pekerja, pada 2024 kemudian turun menjadi 47.225 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 49.194 pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Muna Barat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,07 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,46 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sulawesi Tenggara pada 2025 yakni :
- Kota Kendari 5,94%
- Kabupaten Muna 4,14%
- Kabupaten Konawe Utara 3,99%
- Kota Bau Bau 3,95%
- Kabupaten Wakatobi 3,82%
- Kabupaten Buton 3,3%
- Kabupaten Konawe Selatan 3,23%
- Kabupaten Buton Tengah 3,16%
- Kabupaten Buton Selatan 2,92%
- Kabupaten Konawe 2,81%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kep. Konawe 1,52%
- Kabupaten Kolaka Utara 1,62%
- Kabupaten Buton Utara 1,98%
- Kabupaten Kolaka Timur 2,2%
- Kabupaten Kolaka 2,25%
- Kabupaten Bombana 2,52%
- Kabupaten Muna Barat 2,76%
- Kabupaten Konawe 2,81%
- Kabupaten Buton Selatan 2,92%
- Kabupaten Buton Tengah 3,16%