Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Buleleng pada Desember 2025, berkurang 0,55% menjadi 1,52% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Bengkayang 174,85 Ribu dan Angka Pengangguran 2,95%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2021 sebesar 5,38% dan terendah pernah tercatat pada 2025 silam sebesar 1,52%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Pringsewu 4,65%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 492 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Buleleng dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 473,44 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 504,68 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 509,98 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Buleleng dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 456,39 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 494,27 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 502,27 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Buleleng tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,04 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,64 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Bali pada 2025 yakni :
- Kabupaten Karang Asem 1,8%
- Kabupaten Jembrana 1,64%
- Kabupaten Tabanan 1,58%
- Kabupaten Badung 1,57%
- Kabupaten Gianyar 1,55%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Bangli 0,73%
- Kabupaten Klungkung 1,15%
- Kota Denpasar 1,42%
- Kabupaten Buleleng 1,52%
- Kabupaten Gianyar 1,55%