Jumlah pekerja di Kota Mojokerto dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 73.060 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 75.031 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 72.759 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 0,01% Penduduk di Kabupaten Boloang Mongondow Beragama Budha)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Mojokerto mencapai 4,66% pada 2025. Angka ini bertambah 0,9% dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 3,76%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,07%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Mojokerto mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 76.689 pekerja dan di tahun 2025 turun menjadi 76.211 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 177 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Mojokerto tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,32 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,79 persen.
Data Kependudukan di Kota Mojokerto:
Jumlah penduduk di Kota Mojokerto tercatat 141,63 ribu jiwa data per 2024. Untuk 23 tahun terakhir, jumlah penduduk tercatat naik. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,88%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,56%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan 38, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 117.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Cirebon 6,42%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Mojokerto pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 7,98 ribu jiwa (5,63%)
- Umur 5-9 tahun 10,59 ribu jiwa (7,48%)
- Umur 10-14 tahun 11,77 ribu jiwa (8,31%)
- Umur 15-19 tahun 11,6 ribu jiwa (8,19%)
- Umur 20-24 tahun 11,24 ribu jiwa (7,94%)
- Umur 25-29 tahun 10,6 ribu jiwa (7,48%)
- Umur 30-34 tahun 10,41 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 35-39 tahun 10,41 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 40-44 tahun 11,69 ribu jiwa (8,25%)
- Umur 45-49 tahun 10,27 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 50-54 tahun 9,2 ribu jiwa (6,5%)
- Umur 55-59 tahun 8,12 ribu jiwa (5,74%)
- Umur 60-64 tahun 6,54 ribu jiwa (4,62%)
- Umur 65-69 tahun 5,14 ribu jiwa (3,63%)
- Umur 70-74 tahun 3,04 ribu jiwa (2,15%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,02 ribu jiwa (2,14%)