Jumlah pekerja di Kabupaten Banyumas mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 866,02 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 979,18 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Pemalang 821,35 Ribu dan Angka Pengangguran 6,61%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banyumas pada Desember 2025, bertambah 0,07% menjadi 6,26% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Banyumas mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 924,75 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 1,02 juta pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 83 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banyumas tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,29 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,4 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Banyumas:
Jumlah penduduk di Kabupaten Banyumas tercatat 1,86 juta jiwa data per 2024. Angka ini dalam 19 tahun berturut-turut terus naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,95%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Bireuen 3,82%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 26.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Banyumas pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 100,69 ribu jiwa (5,4%)
- Umur 5-9 tahun 136,35 ribu jiwa (7,31%)
- Umur 10-14 tahun 146,17 ribu jiwa (7,84%)
- Umur 15-19 tahun 136,1 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 20-24 tahun 141,13 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 25-29 tahun 135 ribu jiwa (7,24%)
- Umur 30-34 tahun 130,07 ribu jiwa (6,98%)
- Umur 35-39 tahun 126,47 ribu jiwa (6,78%)
- Umur 40-44 tahun 142,33 ribu jiwa (7,63%)
- Umur 45-49 tahun 137,34 ribu jiwa (7,37%)
- Umur 50-54 tahun 126,08 ribu jiwa (6,76%)
- Umur 55-59 tahun 114,08 ribu jiwa (6,12%)
- Umur 60-64 tahun 95,58 ribu jiwa (5,13%)
- Umur 65-69 tahun 74,93 ribu jiwa (4,02%)
- Umur 70-74 tahun 53,9 ribu jiwa (2,89%)
- Umur lebih dari 75 tahun 68,45 ribu jiwa (3,67%)