Jumlah pekerja di Kota Cilegon mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 211,69 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 399 pekerja menjadi 191,76 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Purwakarta 490,38 Ribu dan Angka Pengangguran 7,34%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cilegon mencapai 6,08% pada 2024. Angka ini berkurang 1,16% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 7,25%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 2,02%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Cilegon mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 230,35 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 2.988 pekerja menjadi 204,18 ribu pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 91 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cilegon tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,84 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,82 persen.
Data Kependudukan di Kota Cilegon:
Jumlah penduduk di Kota Cilegon tercatat 476,87 ribu jiwa data per 2024. Angka ini dalam 16 tahun berurutan terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,03%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,31%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Banten, kabupaten/kota ini berada di urutan delapan, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 101.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kota Cilegon di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 315,74 ribu atau 66,21% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 26,15% dan 7,64%.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Jakarta Barat pada 2024)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Cilegon pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 36,25 ribu jiwa (7,6%)
- Umur 5-9 tahun 45,55 ribu jiwa (9,55%)
- Umur 10-14 tahun 42,9 ribu jiwa (9%)
- Umur 15-19 tahun 37,98 ribu jiwa (7,96%)
- Umur 20-24 tahun 38,45 ribu jiwa (8,06%)
- Umur 25-29 tahun 40,78 ribu jiwa (8,55%)
- Umur 30-34 tahun 39,46 ribu jiwa (8,27%)
- Umur 35-39 tahun 38,45 ribu jiwa (8,06%)
- Umur 40-44 tahun 36,95 ribu jiwa (7,75%)
- Umur 45-49 tahun 32,93 ribu jiwa (6,91%)
- Umur 50-54 tahun 28,07 ribu jiwa (5,89%)
- Umur 55-59 tahun 22,69 ribu jiwa (4,76%)
- Umur 60-64 tahun 15,71 ribu jiwa (3,3%)
- Umur 65-69 tahun 10,03 ribu jiwa (2,1%)
- Umur 70-74 tahun 5,77 ribu jiwa (1,21%)
- Umur lebih dari 75 tahun 4,91 ribu jiwa (1,03%)