Jumlah pekerja di Kabupaten Manggarai Timur mengalami trend kenaikan dalam 13 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 163,36 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 172,93 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kota Binjai)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai Timur pada Desember 2024, berkurang 1,12% menjadi 0,51% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 1,89%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manggarai Timur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 166,51 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 163,89 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 173,81 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 507 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai Timur tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,93 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,49 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Manggarai Timur:
Jumlah penduduk di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 297,97 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,74%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,09%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Padang 9,88%)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Nusa Tenggara Timur, jumlah penduduk Kabupaten Manggarai Timur berada di urutan tujuh, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 20.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kabupaten Manggarai Timur di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 198,29 ribu atau 66,55% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 24,64% dan 8,81%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Manggarai Timur pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 13,52 ribu jiwa (4,54%)
- Umur 5-9 tahun 28,68 ribu jiwa (9,62%)
- Umur 10-14 tahun 31,23 ribu jiwa (10,48%)
- Umur 15-19 tahun 23,98 ribu jiwa (8,05%)
- Umur 20-24 tahun 33,66 ribu jiwa (11,3%)
- Umur 25-29 tahun 29,36 ribu jiwa (9,85%)
- Umur 30-34 tahun 21,52 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 35-39 tahun 20,36 ribu jiwa (6,83%)
- Umur 40-44 tahun 19,99 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 45-49 tahun 18,46 ribu jiwa (6,2%)
- Umur 50-54 tahun 16,06 ribu jiwa (5,39%)
- Umur 55-59 tahun 14,9 ribu jiwa (5%)
- Umur 60-64 tahun 11,01 ribu jiwa (3,7%)
- Umur 65-69 tahun 6,83 ribu jiwa (2,29%)
- Umur 70-74 tahun 4,11 ribu jiwa (1,38%)
- Umur lebih dari 75 tahun 4,28 ribu jiwa (1,44%)