Jumlah pekerja di Kabupaten Manggarai Timur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 163,36 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 161,23 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 172,93 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Penduduk Perempuan di Perdesaan yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai Timur mencapai 0,51% pada 2024. Angka ini berkurang 1,12% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 1,63%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,39%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manggarai Timur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 166,51 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 163,89 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 173,81 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 507 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai Timur tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,93 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,49 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Manggarai Timur:
Jumlah penduduk di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 297,97 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,74%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Nusa Tenggara Timur, jumlah penduduk Kabupaten Manggarai Timur berada di urutan tujuh, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 20.
(Baca: Jumlah Perceraian di Kalimantan Timur Periode 2019-2024)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Manggarai Timur pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 13,52 ribu jiwa (4,54%)
- Umur 5-9 tahun 28,68 ribu jiwa (9,62%)
- Umur 10-14 tahun 31,23 ribu jiwa (10,48%)
- Umur 15-19 tahun 23,98 ribu jiwa (8,05%)
- Umur 20-24 tahun 33,66 ribu jiwa (11,3%)
- Umur 25-29 tahun 29,36 ribu jiwa (9,85%)
- Umur 30-34 tahun 21,52 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 35-39 tahun 20,36 ribu jiwa (6,83%)
- Umur 40-44 tahun 19,99 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 45-49 tahun 18,46 ribu jiwa (6,2%)
- Umur 50-54 tahun 16,06 ribu jiwa (5,39%)
- Umur 55-59 tahun 14,9 ribu jiwa (5%)
- Umur 60-64 tahun 11,01 ribu jiwa (3,7%)
- Umur 65-69 tahun 6,83 ribu jiwa (2,29%)
- Umur 70-74 tahun 4,11 ribu jiwa (1,38%)
- Umur lebih dari 75 tahun 4,28 ribu jiwa (1,44%)