Jumlah pekerja di Kabupaten Nganjuk dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 568,2 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 603,1 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 644,84 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 12,78% Penduduk di Kabupaten Konawe Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nganjuk pada Desember 2025, berkurang 0,03 persen menjadi 3,84 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Nganjuk dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 596,11 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 627,4 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 663,44 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 259 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nganjuk tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,3 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,93 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Nganjuk:
Jumlah penduduk di Kabupaten Nganjuk tercatat 1,07 juta jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -0,68%.
(Baca: Pengangguran Terbuka di Kep. Riau 72,56 Ribu Jiwa (2025))
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan 17, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 63.
Data BPS 2025, 654,61 ribu atau sekitar 61,35% penduduk di Kabupaten Nganjuk adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 19,87% dari total penduduk atau sekitar 212,03 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 18,78% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Nganjuk pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 70,48 ribu jiwa (6,61%)
- Umur 5-9 tahun 70,71 ribu jiwa (6,63%)
- Umur 10-14 tahun 70,84 ribu jiwa (6,64%)
- Umur 15-19 tahun 68,01 ribu jiwa (6,37%)
- Umur 20-24 tahun 65,06 ribu jiwa (6,1%)
- Umur 25-29 tahun 69,2 ribu jiwa (6,49%)
- Umur 30-34 tahun 72,62 ribu jiwa (6,81%)
- Umur 35-39 tahun 73,99 ribu jiwa (6,93%)
- Umur 40-44 tahun 79,36 ribu jiwa (7,44%)
- Umur 45-49 tahun 79,38 ribu jiwa (7,44%)
- Umur 50-54 tahun 76,24 ribu jiwa (7,14%)
- Umur 55-59 tahun 70,76 ribu jiwa (6,63%)
- Umur 60-64 tahun 64,78 ribu jiwa (6,07%)
- Umur 65-69 tahun 55,32 ribu jiwa (5,18%)
- Umur 70-74 tahun 37,96 ribu jiwa (3,56%)
- Umur lebih dari 75 tahun 42,31 ribu jiwa (3,97%)