Penduduk Kabupaten Lombok Utara Mengeluarkan Rpdua per Kapita per Minggu untuk Membeli Umbi-Umbian Lainnya

1
Agus Dwi Darmawan 03/09/2026 08:42 WIB
Image Loader
Memuat...
Pengeluaran per Kapita di Kabupaten Lombok Utara untuk Membeli Umbi-Umbian Lainnya Periode 2018-2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pengeluaran masyarakat untuk membeli umbi-umbian lainnya di Kabupaten Lombok Utara pada 2025 sebesar Rpdua per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rplima per kapita per minggu.

(Baca: 12,78% Penduduk di Kabupaten Konawe Masuk Kategori Miskin)

Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.

Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.

Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,16%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,16%.

(Baca: Pengangguran Terbuka di Kep. Riau 72,56 Ribu Jiwa (2025))

Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok umbi-umbian di Kabupaten Lombok Utara dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk ketala pohon/singkong Rp1.055 per kapita per minggu, ketela rambat/ubi jalar Rp262 per kapita per minggu, talas/keladi Rp157 per kapita per minggu, kentang Rp125 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk umbi-umbian lainnya Rpdua per kapita per minggu

Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli umbi-umbian lainnya tertinggi adalah di Kabupaten Maluku Tenggara dan terendah di Kabupaten Majalengka. Sedangkan untuk Kabupaten Lombok Utara ini, nominal pengeluaran untuk membeli umbi-umbian lainnya berada di urutan 289,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli umbi-umbian lainnya adalah Rp163 per kapita per minggu.

Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli umbi-umbian lainnya:

  • Kabupaten Maluku Tenggara Rp4.317,0
  • Kota Tual Rp1.618,0
  • Kabupaten Buton Selatan Rp777,0
  • Kabupaten Ogan Ilir Rp420,0
  • Kabupaten Banggai Kepulauan Rp389,0
  • Kota Ambon Rp372,0
  • Kabupaten Seram Bagian Barat Rp372,0
  • Kabupaten Maluku Tenggara Barat Rp368,0
  • Kota Pangkal Pinang Rp300,0
  • Kabupaten Waropen Rp294,0

Data Pasar

Macro update by
03 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.22
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...