Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kapuas pada Desember 2025, berkurang 0,11 persen menjadi 3,51 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2025)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2019 sebesar 5,18% dan terendah pernah tercatat pada 2025 silam sebesar 3,51%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Lubuk Linggau | 2004 - 2025)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 302 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kapuas dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 218,34 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 237,29 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 227,82 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Kapuas mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 210,35 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 5.898 pekerja menjadi 222,83 ribu pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kapuas berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,73 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,88 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Tengah pada 2025 yakni :
- Kota Palangkaraya 5,23 persen
- Kabupaten Katingan 4,59 persen
- Kabupaten Kota Waringin Timur 4,56 persen
- Kabupaten Barito Utara 4,54 persen
- Kabupaten Sukamara 4,47 persen
- Kabupaten Kota Waringin Barat 4,39 persen
- Kabupaten Barito Selatan 4,3 persen
- Kabupaten Kapuas 3,51 persen
- Kabupaten Seruyan 3,44 persen
- Kabupaten Gunung Mas 3,31 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pulang Pisau 2,23 persen
- Kabupaten Murung Raya 2,52 persen
- Kabupaten Lamandau 3,07 persen
- Kabupaten Barito Timur 3,15 persen
- Kabupaten Gunung Mas 3,31 persen
- Kabupaten Seruyan 3,44 persen
- Kabupaten Kapuas 3,51 persen
- Kabupaten Barito Selatan 4,3 persen
- Kabupaten Kota Waringin Barat 4,39 persen
- Kabupaten Sukamara 4,47 persen