Gunung Dukono Kembali Erupsi Siang Ini (Minggu, 30 Maret 2025)


Nama Data | Nilai |
---|---|
Semeru | 1.158 |
Ibu | 977 |
Lewotobi Laki-laki | 227 |
Dukono | 63 |
Ili Lewotolok | 45 |
Marapi | 29 |
Dempo | 2 |
Raung | 1 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (30/3/2025) pukul 11.50 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 16 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 1.800 meter di atas puncak (2.887 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi Gunung Dukono masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 30 Maret 2025 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 233 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 40,05-78,63 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14 milimeter s-p tidak teramati dan lama gempa 92,17 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dominan 3 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2025, MAGMA Indonesia telah merekam 2.502 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.158 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 63 kali.
(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)