Perbandingan Konsumsi dan Produksi Minyak di Indonesia 2010-2014

1
Tim Riset dan Publikasi 16/08/2016 18:09 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak masih akan terus terjadi jika tingkat konsumsi yang terus meningkat setiap tahunnya tidak diiringi dengan peningkatan produksi. Pada tahun 2010 - 2014, Indonesia mengkonsumsi rata-rata 1576 barel per hari (BPH) per tahunnya, sedangkan Indonesia hanya mampu memproduksi minyak rata-rata 921 BPH per tahunnya. Selama kurun waktu 5 tahun tersebut Indonesia mengalami defisit energi sebanyak 654 BPH per tahunnya atau setara dengan 58,4 persen. Indonesian Petroleum Association (IPA) memprediksi selisih angka produksi dan konsumsi minyak Indonesia pada 2025 mampu mencapai 2,5 BPH, dengan rata-rata pertumbuhan konsumsi sekitar 5 persen hingga 8 persen per tahunnya.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
18 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...