Menurut publikasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, data per 2024, belanja barang dan jasa jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp64,66 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 66,41% dari total seluruh provinsi.
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat jumlah belanja barang dan jasa sebanyak Rp24,12 triliun. Perkembangan data tahunan di wilayah ini turun 6,61% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Jawa timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, belanja barang dan jasa di provinsi ini tumbuh 5,85%. Jumlah belanja barang dan jasa di provinsi ini dilaporkan Rp10,07 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah belanja barang dan jasa terlihat naik 5,85% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp9515,45 miliar .
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Barito Utara | 2024)
Berikutnya, Jawa Tengah dengan belanja barang dan jasa Rp6232,71 miliar (naik 7,63%), Jawa Barat dengan belanja barang dan jasa Rp6170,92 miliar (turun 10,95%) dan Banten dengan belanja barang dan jasa Rp3780,63 miliar (naik 3,41%)
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Tengah 2018 - 2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan belanja barang dan jasa tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta Rp24,12 triliun
- Jawa Timur Rp10,07 triliun
- Jawa Tengah Rp6232,71 miliar
- Jawa Barat Rp6170,92 miliar
- Banten Rp3780,63 miliar
- Aceh Rp3727,12 miliar
- Riau Rp3029,99 miliar
- Sumatera Utara Rp2873,4 miliar
- Nusa Tenggara Barat Rp2436,64 miliar
- Kalimantan Tengah Rp2217,91 miliar