Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per Juni 2025, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp118 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 77,07% dari total seluruh provinsi.
Jawa Barat berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan sebanyak Rp26,42 triliun. Perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 6,08% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya. DKI jakarta berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini tumbuh 9,9%. Periode yang sama kuartal sebelumnya PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini tercatat Rp23,56 triliun.
(Baca: Data 2024: Jumlah Perceraian Sumatera Utara 299 Kasus)
Selanjutnya, Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan Rp17,87 triliun (naik 9,32%), PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Tengah naik 7,29% menjadi Rp13,1 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya dan Banten dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan Rp8.512,23 miliar (naik 2,47%)
(Baca: PDRB ADHK Sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian Periode 2013-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan tertinggi pada Juni 2025:
- Jawa Barat Rp26,42 triliun
- DKI Jakarta Rp24,48 triliun
- Jawa Timur Rp17,87 triliun
- Jawa Tengah Rp13,1 triliun
- Banten Rp8.512,23 miliar
- Sumatera Utara Rp8.146,59 miliar
- Sumatera Barat Rp5.576,35 miliar
- Lampung Rp5.339,96 miliar
- Kalimantan Timur Rp4.893,77 miliar
- Sulawesi Selatan Rp3.668,03 miliar