Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di Bali pada 2023 tercatat Rp41,5 miliar. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp3830.4 juta. Sebelumnya menurut rekam jejak tiga tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Bali pernah terjadi pada 1998 dengan pertumbuhan dengan angka nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi mencapai Rp41,5 miliar dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar nan%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi seluruh Indonesia pada 2023 mencapai Rp13,63 triliun.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kalimantan Timur tercatat dengan nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi terbanyak, yaitu Rp6,91 triliun. Nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di Kalimantan Timur saat ini setara dengan 50,71% dari total seluruh provinsi. Jawa timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di provinsi ini tumbuh -38,01%. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di provinsi ini tercatat Rp3,61 triliun.
Selanjutnya, Jawa Barat dengan nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi Rp2,13 triliun (turun 44,39%), nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di Banten turun 0,43% menjadi Rp865,94 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi di Jawa Tengah turun 73,78% menjadi Rp305,4 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Listrik, Gas dan Air Periode 2013-2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMDN sektor industri kimia dan farmasi tertinggi pada 2023:
- Kalimantan Timur Rp6,91 juta juta
- Jawa Timur Rp2,24 juta juta
- Jawa Barat Rp2,13 juta juta
- Banten Rp865,94 miliar
- Jawa Tengah Rp305,4 miliar
- DKI Jakarta Rp245,65 miliar
- Nusa Tenggara Barat Rp181,4 miliar
- Lampung Rp127,07 miliar
- Sumatera Utara Rp107,61 miliar
- Sumatera Selatan Rp82,01 miliar