Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Padang Lawas, pada 2025 tercatat Rp20,55 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp18,33 triliun.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Biak Numfor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 268,43 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp71.948 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 156.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp11,23 jutajuta. PDRB ini tumbuh 4,74%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor industri pengolahan tumbuh 4,46% menjadi Rp3,3 jutajuta, PDRB sektor konstruksi yang kali ini diurutan ketiga tumbuh 0,36% menjadi Rp2,72 jutajuta.
Terakhir, PDRB di Kabupaten Padang Lawas, untuk urutan lima besar adalah real estate dengan nilai Rp649,29 ribujuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 6,31% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp582,52 ribujuta.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Sampit Turun 0,09%)
Distribusi PDRB di Kabupaten Padang Lawas pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Padang Lawas ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 54,31%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor real estate.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Pendidikan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Jasa Lainnya dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.