Data per Juni 2025, pertumbuhan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Gorontalo tumbuh 7,41% menjadi Rp215.41 miliar. Sebelumnya, Gorontalo pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada Desember 2018 sebesar 9,94%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Selatan 2015 - 2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum seluruh Indonesia pada Juni 2025 mencapai Rp120,63 triliun.
PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tersebut naik 3,76% dibandingkan kuartal sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Konstruksi Periode 2013-2024)
Jawa Timur mencatatkan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tertinggi dengan Rp29,51 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 1,8% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya. DKI jakarta berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di provinsi ini tumbuh 9,79%. Periode yang sama kuartal sebelumnya PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di provinsi ini tercatat Rp28,45 triliun.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Jawa Barat naik 8,51% menjadi Rp13,52 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum Rp12,79 triliun (naik 9,42%) dan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Bali naik 13,93% menjadi Rp9.000,59 miliar dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur Rp29,51 triliun
- DKI Jakarta Rp29,25 triliun
- Jawa Barat Rp13,52 triliun
- Jawa Tengah Rp12,79 triliun
- Bali Rp9.000,59 miliar
- Sumatera Utara Rp3.991,76 miliar
- Banten Rp3.784,91 miliar
- DI Yogyakarta Rp3.222,06 miliar
- Sumatera Selatan Rp1.790,81 miliar
- Sulawesi Selatan Rp1.504,57 miliar