Menurut data Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, pertumbuhan produksi telur itik/itik manila di DI Yogyakarta pada 2025 tercatat -2,39%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 2921.2 ton. Dalam 13 tahun terakhir, produksi telur itik/itik manila menurut provinsi menunjukkan tren penurunan dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, produksi telur itik/itik manila menurut provinsi juga ikut tren turun.
Sebelumnya menurut rekam jejak 13 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di DI Yogyakarta pernah terjadi pada 2002 dengan pertumbuhan dengan angka produksi telur itik/itik manila mencapai 2.805,23 ton. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi produksi telur itik/itik manila mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Daftar 10 Terbesar:
Menurut publikasi Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, data per 2025, produksi telur itik/itik manila jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai 14,3 ribu ton. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 80,64% dari total seluruh provinsi.
DI Yogyakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat jumlah produksi telur itik/itik manila sebanyak 2.805,23 ton. Perkembangan data tahunan di wilayah ini turun 2,39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Sorong 2018 - 2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sulawesi Tenggara. Periode yang sama tahun sebelumnya produksi telur itik/itik manila di provinsi ini tercatat 2.134,88 ton.
Selanjutnya, Riau dengan produksi telur itik/itik manila 1.601,69 ton (naik 2,9%), produksi telur itik/itik manila di Kalimantan Tengah turun 3,83% menjadi 1.467,13 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan produksi telur itik/itik manila di Sulawesi Tengah naik 5,64% menjadi 1441.8 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan produksi telur itik/itik manila tertinggi pada 2025:
- DI Yogyakarta 2.805,23 ton
- Sulawesi Tenggara 2.239,97 ton
- Riau 1.601,69 ton
- Kalimantan Tengah 1.467,13 ton
- Sulawesi Tengah 1441.8 ton
- Bali 1.150,14 ton
- Kalimantan Timur 1.057,87 ton
- Sulawesi Utara 897.96 ton
- Nusa Tenggara Timur 840.61 ton
- Sulawesi Barat 799.28 ton