Rata-rata nilai kur yang disalurkan di Indonesia saat ini sebesar Rp2,04 triliun data per 2023. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Umur Harapan Hidup Periode 2013-2024)
Urutan pertama adalah Jawa Tengah, wilayah ini mencatatkan hingga Rp11,58 triliun. Provinsi ini mencatatkan penurunan Rp-57,61 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jawa timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai kur yang disalurkan di provinsi ini tumbuh -83,86%. Jumlah nilai kur yang disalurkan di provinsi ini dilaporkan Rp10,87 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah nilai kur yang disalurkan terlihat turun 83,86% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp67,35 triliun.
Berikutnya, nilai kur yang disalurkan di Jawa Barat turun 85,14% menjadi Rp7,89 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sulawesi Selatan dengan nilai kur yang disalurkan Rp3,78 triliun (turun 79,4%) dan nilai kur yang disalurkan di Sumatera Utara turun 81,49% menjadi Rp3,54 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2015-2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai kur yang disalurkan tertinggi pada 2023:
- Jawa Tengah Rp11,58 juta juta
- Jawa Timur Rp10,87 juta juta
- Jawa Barat Rp7,89 juta juta
- Sulawesi Selatan Rp3,78 juta juta
- Sumatera Utara Rp3,54 juta juta
- Nusa Tenggara Barat Rp2,46 juta juta
- Bali Rp2,31 juta juta
- Riau Rp2,14 juta juta
- Lampung Rp2,11 juta juta
- Sumatera Barat Rp2,06 juta juta