Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya seluruh Indonesia pada Desember 2024 mencapai 118,26 juta ton.
Volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya tersebut turun 8,76% dibandingkan bulan sebelumnya.
(Baca: Provinsi Papua Barat Ekspor US$28 Ribu Bahan Nabati dan Hewani Lainnya)
Jawa Timur mencatatkan volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya tertinggi dengan 70,52 juta ton. Di provinsi ini, Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan data bulanan di wilayah ini turun 12,78% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sumatera Utara. Periode yang sama bulan sebelumnya volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya di provinsi ini tercatat 48,46 juta ton.
Selanjutnya, volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya di Kalimantan Barat turun 0% menjadi 355,87 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya di Kalimantan Utara turun 0% menjadi 27.640 ton dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya dan volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya di Sumatera Selatan turun 0% menjadi 1.020 ton dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya
(Baca: Statistik Nilai Ekspor SITC Kode 07 Kopi, Teh, Coklat, Rempah-Rempah Periode 2020-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan volume ekspor SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya tertinggi pada Desember 2024:
- Jawa Timur 70,52 juta ton
- Sumatera Utara 47,36 juta ton
- Kalimantan Barat 355,87 ribu ton
- Kalimantan Utara 27.640 ton
- Sumatera Selatan 1.020 ton
- Kalimantan Selatan 230 ton
- Kalimantan Timur 10 ton