Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air seluruh Indonesia pada 2025 mencapai US$2,78 miliar.
Nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air tersebut naik 12,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Sampang Rp.25,53 Juta)
Kalimantan Barat mencatatkan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air tertinggi dengan US$874,58 juta. Di provinsi ini, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,4 juta% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelahnya Papua Barat di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di provinsi ini tumbuh -15,91%. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di provinsi ini tercatat US$464,46 juta.
Selanjutnya, Kep. Riau dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air US$349,54 juta (naik 516,99%), nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Sumatera Utara turun 38,85% menjadi US$240,7 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Jawa Barat turun 56,6% menjadi US$150,86 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA NEGERI 10 DEPOK 2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air tertinggi pada 2025:
- Kalimantan Barat US$874,58 juta
- Papua Barat US$390,58 juta
- Kep. Riau US$349,54 juta
- Sumatera Utara US$240,7 juta
- Jawa Barat US$150,86 juta
- Sumatera Selatan US$140,29 juta
- Banten US$131,76 juta
- Maluku Utara US$99,12 juta
- Jawa Timur US$75,45 juta
- Riau US$67.493 ribu