Nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Papua Barat tercatat -15.91%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$4 ribu data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2024 dengan angka nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air mencapai US$390,58 juta. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 1,94 juta%.
Daftar 10 Terbesar:
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air seluruh Indonesia pada 2025 mencapai US$2,78 miliar.
Nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air tersebut naik 12,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kalimantan Barat mencatatkan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air tertinggi dengan US$874,58 juta. Di provinsi ini, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,4 juta% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Papua Barat. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di provinsi ini tercatat US$464,46 juta.
Selanjutnya, nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Kep. Riau naik 516,99% menjadi US$349,54 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sumatera Utara dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air US$240,7 juta (turun 38,85%) dan Jawa Barat dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air US$150,86 juta (turun 56,6%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air jumlah tertinggi:
- Kalimantan Barat US$874,58 juta
- Papua Barat US$390,58 juta
- Kep. Riau US$349,54 juta
- Sumatera Utara US$240,7 juta
- Jawa Barat US$150,86 juta
- Sumatera Selatan US$140,29 juta
- Banten US$131,76 juta
- Maluku Utara US$99,12 juta
- Jawa Timur US$75,45 juta
- Riau US$67.493 ribu