Volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di DI Yogyakarta tercatat 950 ton. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 90 ton data per Desember 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada Oktober 2020 dengan angka volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik mencapai 950 ton. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 53 Bahan Celup dan Pewarna Lainnya Periode 2023-2025)
Rata-rata volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di Indonesia saat ini sebesar 7,35 juta ton data per Desember 2025. Hampir di sebagian besar provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
(Baca: Statistik Nilai Ekspor SITC Kode 53 Bahan Celup dan Pewarna Lainnya Periode 2023-2025)
Jawa Barat berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik sebanyak 13,29 juta ton. Perkembangan data bulanan di wilayah ini naik 18,13% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya. Banten berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di provinsi ini tumbuh 19,41%. Jumlah volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di provinsi ini dilaporkan 8,77 juta ton. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 7,71 juta ton.
Berikutnya dan DI Yogyakarta dengan volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik 950 ton
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan volume ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat 13,29 juta ton
- Banten 8,77 juta ton
- DI Yogyakarta 950 ton