Data per Januari 2023, akumulasi penyaluran pinjaman fintech di Sulawesi Barat tercatat Rp597.52 miliar. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp468.22 miliar. Sebelumnya, Sulawesi Barat pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada Januari 2020 sebesar 45,77%. Adapun dalam enam tahun terakhir, akumulasi penyaluran pinjaman fintech tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 8,08%
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah akumulasi penyaluran pinjaman fintech sebanyak Rp151,75 triliun. Perkembangan data bulanan di wilayah ini naik 3% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Periode yang sama bulan sebelumnya akumulasi penyaluran pinjaman fintech di provinsi ini tercatat Rp133,17 triliun.
Selanjutnya, Jawa Timur dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp66,97 triliun (naik 84,45%), Banten dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp45,7 triliun (naik 70,93%) dan Jawa Tengah dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp38,29 triliun (naik 68,14%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan akumulasi penyaluran pinjaman fintech dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp151,75 triliun
- Jawa Barat Rp137,98 triliun
- Jawa Timur Rp66,97 triliun
- Banten Rp45,7 triliun
- Jawa Tengah Rp38,29 triliun
- Sumatera Utara Rp12,19 triliun
- Sumatera Selatan Rp8384.5 miliar
- Sulawesi Selatan Rp7.912,92 miliar
- Lampung Rp7.184,97 miliar
- Kalimantan Timur Rp6530.5 miliar