Harga Pangan Hari Ini 19 Februari di Sumatera Barat: Cabai Merah Naik, Bawang Turun

1
Irfan Fadhlurrahman 19/02/2026 16:04 WIB
Image Loader
Memuat...
Daftar Harga Pangan Eceran di Sumatera Barat 19 Februari 2026 Pukul 15.59 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga beberapa bahan pangan di Sumatera Barat hari ini terpantau turun dibandingkan dengan kemarin.

Melansir data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Kamis (19/2/2026) pukul 15.59 WIB, dari 16 komoditas terdapat 3 komoditas naik dan 5 komoditas turun.

Komoditas yang naik harga yakni cabai merah besar, daging ayam ras, dan daging sapi paha belakang.

(Baca: Kementan Perkirakan Produksi Beras RI Meningkat pada 2025)

Sementara, harga beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih honan, minyakita, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah menurun dibandingkan dengan harga kemarin.

Komoditas cabai merah besar melonjak paling tinggi Rp500 (1,13%) menjadi Rp44.625 per kg. Adapun harga bawang merah turun paling tajam Rp579 (1,69%) menjadi Rp33.678 per kg.

Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Sumatera Barat menurut SP2KP Kemendag 19 Februari 2026 pukul 15.59 WIB.

  1. Daging Sapi Paha Belakang: Rp146.842 per kg (naik 0,48%)
  2. Cabai Rawit Merah: Rp55.704 per kg (turun 0,48%)
  3. Cabai Merah Keriting: Rp47.659 per kg (turun 1,23%)
  4. Cabai Merah Besar: Rp44.625 per kg (naik 1,13%)
  5. Daging Ayam Ras: Rp37.510 per kg (naik 0,35%)
  6. Bawang Putih Honan: Rp35.308 per kg (turun 0,06%)
  7. Bawang Merah: Rp33.678 per kg (turun 1,69%)
  8. Telur Ayam Ras: Rp28.837 per kg (tetap)
  9. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: Rp20.474 per liter (tetap)
  10. Gula Pasir Curah: Rp18.187 per kg (tetap)
  11. Minyak Goreng Sawit Curah: Rp17.752 per liter (tetap)
  12. Beras Premium: Rp16.941 per kg (tetap)
  13. Minyakita: Rp15.994 per liter (turun 0,06%)
  14. Beras Medium: Rp15.922 per kg (tetap)
  15. Kedelai Impor: Rp13.639 per kg (tetap)
  16. Tepung Terigu: Rp12.962 per kg (tetap)

(Baca: Mayoritas Siswa di RI 2024 Berasal dari Kelompok Menuju Kelas Menengah)

Data Populer

Loading...