Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kota Bengkulu Bulan April Sebesar 0,41%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran listrik dan bahan bakar rumah tangga di Kota Bengkulu pada April mencapai 0,41%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,13%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 0,18% inflasi daerah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Rumah Tangga untuk Telekomunikasi Periode 2014-2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kota Bengkulu berada di level 102,57 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 102,15.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah mencapai 0,44% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kota Bengkulu telah mengalami pertumbuhan 0,53% (year to date/ytd).
(Baca: Bulan April, Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Wajo Sebesar 0,3%)
Hasil survei BPS, data per April 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan ketujuh di bandingkan sub kelompok lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per April di Kota Bengkulu :
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,41%
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 0,18%
- Kelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan 0,11%
Dibandingkan dengan 129 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,17% dengan IHK sebesar 102.28 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 0,44% dengan IHK sebesar 101.98. Sementara untuk Kota Bengkulu ini menempati urutan 40.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi pada April 2026:
- Kabupaten Kerinci 4,61%
- Kota Sorong 2,84%
- Luwuk 2,76%
- Kabupaten Sorong 2,13%
- Kota Bau Bau 1,56%
- Kota Banda Aceh 1,5%
- Kabupaten Maluku Tengah 1,47%
- Kota Padang Sidimpuan 1,45%
- Kota Kupang 1,42%
- Kabupaten Kota Baru 1,4%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | +0.30 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |