Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Melawi, pada 2025 mencapai Rp7817 miliar. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,23% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp7234 miliar.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Poso pada 2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 215,51 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp31.658 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 432.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Melawi merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2025 lalu dengan nilai mencapai Rp1,58 jutajuta. PDRB ini tumbuh 3,16% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,44 jutajuta.
Setelahnya sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 8,42% menjadi Rp1,33 jutajuta, sektor konstruksi diurutan ketiga dengan PDRB Rp1,02 jutajuta (2,38%).
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan PDRB Rp532,31 ribujuta.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Seluma pada 2025)
Distribusi PDRB di Kabupaten Melawi pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Melawi ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 21,31%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.