Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Seluma, pada 2025 mencapai Rp6851 miliar. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 3,75% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp6344 miliar.
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2022 pasca covid tercatat mencapai 2,92%.
(Baca: Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Tertinggi di Indonesia (2025))
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 215,35 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp31.160 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 435.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp3,32 jutajuta. PDRB ini tumbuh 1,66%.
Di urutan kedua adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib tumbuh 1,75% menjadi Rp663,61 ribujuta, sektor industri pengolahan dengan PDRB Rp596,14 ribujuta (10,6%).
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah konstruksi dengan PDRB Rp369,99 ribujuta.
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor Jasa Lainnya di Periode 2015-2024)
Distribusi PDRB di Kabupaten Seluma pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Seluma ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 44,64%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor jasa pendidikan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.