Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Poso, pada 2025 mencapai Rp13,82 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,01% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp12,74 triliun.
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2022 pasca covid tercatat mencapai 3,64%.
(Baca: Harga Bawang Putih di Pasar Modern Periode Mei 2025-2026)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 252,65 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp53.881 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 259.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp5,58 jutajuta. Nominal ini tumbuh 4,78%.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 6,08% menjadi Rp1,88 jutajuta, sektor konstruksi pertumbuhan negatif -1,53% menjadi Rp1,4 jutajuta.
Terakhir, PDRB di Kabupaten Poso, untuk urutan lima besar adalah jasa pendidikan dengan nilai Rp876,58 ribujuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 6,95% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp800,89 ribujuta.
(Baca: Harga Telur Ayam Ras Segar di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)
Distribusi PDRB di Kabupaten Poso pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Poso ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 37,99%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Jasa Perusahaan.