Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Banyumas, pada 2024 tercatat Rp74,16 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,29% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp68,75 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Bengkalis Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,86 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp40.151 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 328.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kabupaten Banyumas pada 2024 mencatatkan nilai sebesar Rp19,58 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 5,05% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp17,88 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 4,08% menjadi Rp11,11 jutajuta, sektor konstruksi tumbuh 7,64% menjadi Rp9,83 jutajuta.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Malaka pada 2024)
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan PDRB Rp3,85 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Banyumas pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Banyumas ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 23,03%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.