Inflasi (m-to-m) Desember 2025 Menurut Pengeluaran Total Subkelompok di Kota Probolinggo
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran kesehatan di Kota Probolinggo pada Desember kemarin berada di angka -0,04%. Angka ini meski turun, namun tetap lebih tinggi dibandingkan penurunan yang tercatat di bulan sebelumnya turun 0,13%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok kesehatan menyumbang -0,04% inflasi daerah.
(Baca: Provinsi Jawa Tengah Ekspor 1,63 Juta Ton Kopi Teh Coklat Rempah Rempah)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) kesehatan di Kota Probolinggo berada di level 103,71 pada Desember 2025, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 103,75.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi kesehatan telah mencapai 0,22% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kota Probolinggo telah mengalami pertumbuhan 0,23% (year to date/ytd).
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan ketujuh.
(Baca: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Turun 2,85%(Data Desember 2025))
Berikut ini inflasi subkelompok kesehatan yang di ukur BPS per Desember di Kota Probolinggo :
- Kelompok obat-obatan dan produk kesehatan -0,09%
- Kelompok kesehatan -0,04%
Dibandingkan dengan 67 kabupaten/kota lain, inflasi kesehatan tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,09% dengan IHK sebesar 106.55 dan terendah terjadi di Kota Bengkulu turun 0,2% dengan IHK sebesar 107.34. Sementara untuk Kota Probolinggo ini menempati urutan 50.
Bulan Maret 2025, BPS mencatat inflasi nasional sebesar 1,65% secara bulanan dan 1,95% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat turun 7,27%.