Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Ketapang Bulan Juni Naik 0,71%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi peralatan rumah tangga di Kabupaten Ketapang pada Juni kemarin sebesar 0,71%. Di antara enam kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,92% inflasi daerah.
(Baca: Volume Ekspor Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya Provinsi Kalimantan Tengah April 2026)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kabupaten Ketapang berada di level 99,08 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 98,38.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 0,71% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Ketapang telah mengalami pertumbuhan 0,71% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
(Baca: Statistik Persentase Rumah Tangga dengan Akses ke Internet Perdesaan Periode 2013-2024)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Juni di Kabupaten Ketapang :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,92%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,23%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 2,37%
- Kelompok tekstil rumah tangga 1,39%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,71%
Dibandingkan dengan 110 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,88% dengan IHK sebesar 105.94 dan terendah terjadi di Kabupaten Nunukan sebesar 1,43% dengan IHK sebesar 106.77. Sementara untuk Kabupaten Ketapang ini menempati urutan 54.
Perkembangan inflasi umum nasional pada Mei 2026 sebesar 0,28% secara bulanan dan 3,34% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,87%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.048 | +0.33 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |