Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) 2001-2015

08/04/2016 10:23 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia terus membengkak setiap tahun. Pada 2015, nilai subsidi ini hampir mendekati Rp 300 triliun. Namun sejak April 2015, pemerintah menyebut, subsidi BBM telah dicabut, sehingga alokasi subsidi ini dipanggas lebih dari setengahnya menjadi Rp 86 triliun. Berkurangnya subsidi itu diputuskan karena pemerintah ingin membenahi infrastruktur di Indonesia. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN Perubahan) 2015 disebutkan, subsidi yang tersisa khusus dialokasikan untuk solar sebesar Rp 1.000 per liter. Selanjutnya, untuk harga premium yang biasanya mendapat alokasi subsidi cukup besar harganya ditetapkan oleh pemerintah.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...