Pengeluaran masyarakat untuk membeli kerupuk di kabupaten Mamuju Utara pada 2023 adalah Rp328.13 per kapita per minggu. Nilai ini melambung dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp280.86 per kapita per minggu.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kab. Pekalongan untuk Membeli Bubur Bayi Rp26,32 per Kapita per Minggu)
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
(Baca: Mayoritas Jemaah Haji Indonesia 2024 Berstatus Ibu Rumah Tangga)
Empat terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok bahan makanan lainnya di kabupaten Mamuju Utara dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk mie instan Rp2.763,82 per kapita per minggu, kerupuk Rp328.13 per kapita per minggu, bubur bayi Rp9,45 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk lainnya Rp9,17 per kapita per minggu
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli kerupuk tertinggi adalah di kabupaten Sumenep dan terendah di kabupaten Pegunungan Bintang. Sedangkan untuk kabupaten Mamuju Utara ini, nominal pengeluaran untuk membeli kerupuk berada di urutan 280. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli kerupuk adalah Rp252,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli kerupuk:
- Sumenep Rp1.758,61
- Nagan Raya Rp1.406,84
- Sukamara Rp1396.8
- Kepulauan Anambas Rp1.237,51
- Kota Waringin Barat Rp1.155,69
- Solok Rp1.153,09
- Blitar Rp1.148,48
- Tulungagung Rp1.123,64
- Tuban Rp1119.3
- Kota Sawahlunto Rp1.101,29