Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Palembang, pada 2024 mencapai Rp208,2 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,13% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp194,57 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,11%.
(Baca: Harga Minyak Goreng di Papua Rp.25.700 per Kg (Jumat, 6 Maret 2026))
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,78 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp121,15 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 63.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kota Palembang pada 2024 mencatatkan nilai sebesar Rp65,95 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 2,66% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp62,46 jutajuta.
Setelahnya sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 7,5% menjadi Rp39,1 jutajuta, sektor konstruksi tumbuh 4,68% menjadi Rp31,98 jutajuta.
(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 di Pasar Tradisional Periode Maret 2025-2026)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah transportasi dan pergudangan dengan PDRB Rp11,95 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 2,96% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp11,19 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kota Palembang pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Palembang ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 33,04%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor real estate.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pertambangan dan Penggalian.