Biaya Transportasi di Kabupaten Pasaman Barat Bulan Maret Naik 0,69%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran pembelian kendaraan di Kabupaten Pasaman Barat pada Maret lalu berada di angka 0,69%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,82%. Di antara tujuh kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 1,3% inflasi daerah ini.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Buru untuk Membeli Ketupat Sayur Rp81 per Kapita per Minggu)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kabupaten Pasaman Barat berada di level 112,01 pada Maret 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 111,24.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah mencapai 5,2% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kabupaten Pasaman Barat telah mengalami pertumbuhan 1,52% (year to date/ytd).
Inflasi transportasi ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Maret 2026).
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Maret di Kabupaten Pasaman Barat :
- Kelompok transportasi 1,3%
- Kelompok pembelian kendaraan 0,69%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 0,56%
- Kelompok jasa angkutan penumpang 13,62%
Dibandingkan dengan 84 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,08% dengan IHK sebesar 106.96 dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,54% dengan IHK sebesar 107.12. Sementara untuk Kabupaten Pasaman Barat ini menempati urutan 11.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Maret 2026:
- Kota Banda Aceh 3,42%
- Singaraja 2,16%
- Kabupaten Subang 1,55%
- Kota Medan 1,13%
- Kabupaten Kapuas 1,1%
- Kota Kotamobagu 1,06%
- Kota Tual 0,88%
- Kabupaten Timor Tengah Selatan 0,84%
- Kabupaten Lebak 0,82%
- Kabupaten Merauke 0,72%