Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Kapuas Hulu, pada 2024 mencapai Rp14,34 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,75% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp13,14 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4,43%.
(Baca: PDRB ADHB di Kota Jakarta Pusat Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 274,92 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp53.963 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 232.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp3,25 jutajuta. PDRB ini tumbuh 3,63%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor konstruksi tumbuh 2,74% menjadi Rp3,2 jutajuta, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,79% menjadi Rp1,71 jutajuta.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Menurut Sektor pada 2024)
Terakhir, PDRB di Kabupaten Kapuas Hulu, untuk urutan lima besar adalah administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan nilai Rp1,03 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 7,54% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp933,92 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Kapuas Hulu pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Kapuas Hulu ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 23,53%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan dan penggalian.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.