Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat tahun 2025. Persentase penduduk miskin tercatat 6,99 persen, turun sedikit 0,16 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 160 jiwa menjadi total 22.480 jiwa, disertai pertumbuhan penduduk sebesar 11,59 persen mencapai 321.797 jiwa.
Sejak periode pencatatan tahun 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 17,67 persen pada tahun pertama pencatatan. Nilai terendah persentase kemiskinan tercatat pada tahun 2016 sebesar 6,48 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi tahun 2006 turun 25,06 persen, dan pertumbuhan tertinggi tahun 2021 sebesar 7,8 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Nias Barat | 2010 - 2025)
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Mamuju secara nasional saat ini berada di urutan 326 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Dalam kurun 21 tahun pencatatan, peringkat wilayah ini pernah mencapai posisi terbaik 410 pada tahun 2016, dan posisi terburuk 189 pada tahun 2004. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir sebesar 7,24 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 7,38 persen.
Dari perbandingan antar kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, persentase kemiskinan Kabupaten Mamuju berada di bawah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamasa, namun lebih tinggi dibanding Kabupaten Mamuju Utara dan Kabupaten Mamuju Tengah. Seluruh kabupaten tetangga dalam catatan ini mencatatkan penurunan persentase kemiskinan pada tahun terakhir.
Kabupaten Majene
Memiliki peringkat nasional persentase kemiskinan urutan 123, dengan nilai 12,98 persen dan mengalami penurunan sebesar 4,84 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 23.400 jiwa, lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Mamuju. Pendapatan per kapita wilayah ini mencapai 37,83 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 511,03 ribu rupiah per kapita per bulan.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Aceh Besar Rp.45,05 Juta Data per 2025)
Kabupaten Mamasa
Peringkat nasional persentase kemiskinan berada di urutan 103, mencatatkan nilai 13,66 persen dengan penurunan tahun terakhir sebesar 3,80 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 22.870 jiwa, hampir setara dengan jumlah penduduk miskin Kabupaten Mamuju. Pendapatan per kapita wilayah ini merupakan yang terendah di kelompok perbandingan yaitu 23,30 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan 367,51 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Mamuju Utara
Peringkat nasional persentase kemiskinan berada di urutan 428, dengan nilai 4,96 persen dan penurunan tahun terakhir sebesar 4,80 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat hanya 9.650 jiwa, jauh lebih rendah dibandingkan ketiga kabupaten lain dalam kelompok ini. Pendapatan per kapita wilayah ini menjadi yang tertinggi yaitu 89,16 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan 477,89 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Mamuju Tengah
Peringkat nasional persentase kemiskinan berada di urutan 317, mencatatkan nilai 7,22 persen dengan penurunan tahun terakhir sebesar 6,48 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 10.620 jiwa, kurang dari separuh jumlah penduduk miskin Kabupaten Mamuju. Pendapatan per kapita wilayah ini mencapai 35,12 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan terendah di kelompok yaitu 344,13 ribu rupiah per kapita per bulan.