Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada 2024 mencapai Rp55,73 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,45% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp50,85 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 1,36%.
(Baca: Populasi Kerbau Periode 2013-2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 334,32 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp166,33 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 36.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp19,27 jutajuta. Nominal ini tumbuh 3,62%.
Di urutan kedua adalah sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 3,11% menjadi Rp14,45 jutajuta, sektor industri pengolahan tumbuh 5,38% menjadi Rp9,78 jutajuta.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SD Swasta Kurang dari S1 Periode 2017-2024)
Terakhir, PDRB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, untuk urutan lima besar adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan nilai Rp2,73 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 4,91% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp2,5 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini adalah sektor pertambangan dan penggalian dengan kontribusi mencapai 38,44%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.