Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Natuna, pada 2023 mencapai Rp23,52 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 0,96% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp24,27 triliun .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2020 pasca covid tercatat turun 4,29%.
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 83.450 jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp278,16 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 15.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertambangan dan penggalian menjadi unggulan.
Sektor pertambangan dan penggalian di Kabupaten Natuna pada 2023 mencatatkan nilai sebesar Rp16,35 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh -0,22% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp17,58 jutajuta.
Selanjutnya sektor kedua untuk PDRB terbesar di Kabupaten Natuna ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh 3,98% menjadi Rp3,01 jutajuta kemudian diurutan berikutnya diikuti oleh sektor konstruksi tumbuh 5,46% menjadi Rp1,82 jutajuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan PDRB Rp432,02 ribujuta. Sektor ini tercatat tumbuh 0,73% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp441,37 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Natuna pada 2023
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Natuna ini adalah sektor pertambangan dan penggalian dengan kontribusi mencapai 70,01%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Jasa Perusahaan.