Biaya Transportasi di Kabupaten Badung Naik 2,52%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi pengoperasian peralatan transportasi pribadi di Kabupaten Badung pada Desember berada di angka 2,52%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,23%. Di antara delapan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 2,41% inflasi daerah.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kabupaten Badung berada di level 113,44 pada Desember 2025, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 110,65.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah mencapai 3,35% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Badung telah mengalami pertumbuhan 3,02% (year to date/ytd).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Kebumen 2018 - 2024)
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Desember di Kabupaten Badung :
- Kelompok transportasi 2,41%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 2,52%
- Kelompok jasa angkutan penumpang 2,77%
- Kelompok pembelian kendaraan -0,01%
Dibandingkan dengan 140 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,5% dengan IHK sebesar 112.51 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,62% dengan IHK sebesar 114.16. Sementara untuk Kabupaten Badung ini menempati urutan ketiga.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Desember 2025:
- Kota Ternate 2,72%
- Kabupaten Halmahera Tengah 2,64%
- Kabupaten Badung 2,52%
- Kabupaten Maluku Tengah 1,99%
- Kabupaten Manokwari 1,44%
- Kota Tual 1,16%
- Kabupaten Lebak 1,04%
- Kabupaten Mukomuko 0,97%
- Kabupaten Morowali 0,96%
- Kabupaten Majalengka 0,84%